Sunday, 15 February 2015

Profil: Alexander Meier - Striker Klasik Raksasa

Akhir akhir ini kasta tertinggi sepakbola Jerman atau yang lebih beken disebut Bundesliga sedang panas oleh salah satu pesepakbola dari Waldstadion, homebase dari kontestan Bundesliga, Eintract Frankfurt.

Ya, salah satu klub papan tengah Bundesliga ini sedang berada dalam status aman untuk terus bertahan di Liga, ya setidaknya untuk musim ini. Dengan materi pemain yang cukup bernama dan bertalenta seperti ex-Chelsea Lucas Piazon, bintang Timnas Jepang Makoto Hasabe atau pemuda yang telah menjadi andalan Timnasnya seperti Haris Seferovic. Namun tercatat ada yang lebih melejit dari ketiga nama tersebut saat ini. Nama ini yang akan menjadi topik bahasan pada tulisan saya terkini.



Sesuai judul diatas, saya akan mencoba membahas Alexander Meier, nama yang akhir akhir ini sering diributkan oleh berberapa situs olahraga dalam tema Sepakbola Jerman.

Alexander Meier, sang striker bertalenta unik yang lahir di kota kecil Jerman, Buchholz pada tanggal 17 Januari 32 tahun silam. Ya saya katakan unik karna dirinya adalah seorang striker bertubuh raksasa dengan tinggi 196cm dan bobot 96kg! supaya dramatis saya ulangi lagi, 96kg pemirsa!

Tidak mengherankan seorang striker harus memiliki tubuh yang ideal untuk berlari cepat dan lincah, karna hal itu agar dapat membantu mereka untuk melewati lawan yang menjaganya, dan apalagi di sepakbola modern aspek tersebut adalah modal utama agar mendapat sukses diposisi sebagai lumbung gol utama klub. Namun siapa sangka jika seorang striker berbobot 96kg berhasil mematahkan seluruh prediksi dengan mencetak 14 gol dari 19 pertandingannya bersama Frankfurt sepanjang musim ini!



Mulai dari awal, ketika seorang Meier lahir di Buchholz - Jerman Barat, kota yang terpisah sejauh 320km dari Ibukota Berlin. Langsung ke kehidupan sepakbolanya. Karir juniornya dimulai dari klub lokal JSG Rosengarten (1988–1989), TuS Nenndorf (1989–1990), TSV Buchholz 08 (1990–1995) lalu Hamburger SV (1995–1998). Meier langsung mencoba peruntungan sejauh 32km ke salah satu klub sepakbola berbasis dekat Hamburg, St. Pauli - Saat itu Meier baru berusia 18 tahun.



Setelah 2 tahun mencicipi bermain bersama St. Pauli bakatnya langsung tercium tim scout dari rival sekota St. Pauli, Hamburg SV. Namun nasibnya tidak lebih baik ketimbang di St. Pauli. Di Hamburg, Meier lebih banyak bermain bersama tim muda atau yang bekennya disebut reserves Hamburg SV.
Tak menyerah dengan keadaan. Meier tidak bunuh diri, tidak juga bunuh karir sepakbolanya. Justru dirinya langsung memutuskan untuk pindah ke klub promosi Eintracht Frankfurt, disitulah awal karir sepakbolanya dimulai. Pada musim debutnya 2004/05 ia langsung bawa Frankfurt untuk promosi di Bundesliga,



Dari data diatas saya simpulkan, selain ketajaman dan kekuatan, Meier juga memiliki kedisiplinan yang tinggi! Bayangkan jika pemain sekekarnya bisa hanya tercatat 2 kali mendapatkan pengusiran dari lapangan dan nihil kartu merah langsung! Sangat membuktikan bahwa Meier pun menjadi salah satu pemain yang paling bisa diandalkan di Frankfurt.

Saya akui bahwa saya kekurangan referensi data visual untuk menilai pemain ini. Youtube yang biasanya saya jadikan acuan malah tidak ada, cuman ada video proses terjadi golnya, bukan penampilan 90 menitnya. Namun situs data terpercaya saya whoscored.com menilai bahwa Meier memiliki karakter bermain yang cukup positif dan dianggap pula sebagai salah satu striker komplet dikelasnya.



(+)Aerial Duels

Dengan postur menjulang dan badan yang kekar maka tidak salah jika koresponden whoscored menilai kekuatan terbaiknya berada dalam hal ini.

(+)Finishing

Saya setuju sekali dengan penilaian ini, sebagai salah satu modal utama sebagai striker. Untuk masalah kecepatan memang kalah, namun tunjangan dari pemain dibelakang striker untuk lakukan finishing setelah dibantu dibuka ruang tembaknya, itu bisa menutupi kelemahannya.

(+)Heading Attemps

196cm masbrooo

(+)Holding on to the ball

96kg masbrooo

(+)Longshoot

Well, sejalan dengan awal pemikiran saya bahwa dirinya bukanlah tipe yang suka meliuk-liuk. Meier bisa dibilang tipe striker klasik, ada kans lalu tembak.

(-)Passing

Jangan berkecil hati um, ahli passing bukanlah kebutuhan utama untuk menjadi seorang striker.

Sepakbola adalah salah satu cabang olahraga terunik, kita hampir mustahil untuk menumpas tuntas habis dari permainan yang ditemukan di China dan baru dikenal ketika dimainkan oleh buruh di Inggris ini. Sejarahnya sangat panjang dan penuh dengan warna-warni dari segala aspek. Salah satu warna sepakbola adalah seorang Alexander Meier, striker klasik yang sukses di kehidupan sepakbola modern. Semoga pemain sepertinya akan terus tersedia secara berkesinambungan sehingga warna dalam sepakbola tidak akan berkurang, sedikitpun.

0 comments:

Post a Comment