Wednesday, 28 October 2015

Killpop, Ketika Bisnis Menginvasi Industri Musik

Halo semua pengunjung blog gue yang paling berbahagia, kali ini gue mau ngomongin tentang musik, tepatnya gue si Manusia Kaleng Sarden mau ngomongin sebuah lagu yang menurut gue punya makna mendalam dari grup band Slipknot yang berjudul 'Killpop'.

Killpop?
Bukan bukan, gambar diatas namanya lollipop. Gue cowo yang super maskulin ini gaakan banting stir buat ngomongin permen manis ini, karna yang manis manis masih gue incer. Skip~

Killpop... Mendengar judulnya aja gue sempet kira: "Wah ini lagu jangan-jangan menceritakan tentang project pembunuhan si King Pop Michael Jackson?!",

Bahkan dari salah satu lirik akhir yang berbunyi "now die and f*cking love me" gue kira ini lagu jangan jangan bisa mendoktrin kita supaya bertindak kriminal?!

Eits tapi nanti dulu pikiran macam-macamnya, kita dengar dulu komentar Pakde Corey Taylor, vokalis bernomor 8 dari Band Slipknot. Beliau mengatakan bahwa lagu ini menceritakan tentang Cinta-Benciya beliau terhadap industri musik saat ini.

"Sejujurnya, lagu ini adalah tentang pendapat atas hubungan saya dengan musik. 'She' dalam lirik yang saya maksud adalah si musik itu. Tapi bukan cuma untuk musik, namun untuk industri musik secara umum juga. Jadi ini tentang hubungan cinta dan benci saya dengan musik."

Pakde juga menambahkan bahwa dia frustasi dengan musik yang dicampuri bisnis, namun ia juga 'beruntung' karna hal itu.

"Ada dua pepatah tua, 'Hati-hati dengan apa yang kamu harapkan,' dan 'Hati-hati melakukan sesuatu yang kamu sukai karna suatu saat itu akan berubah menjadi buruk untuk kamu.'. Kamu tau, setiap kamu mencampur musik dan bisnis, kamu akan menemukan retakan yang berkarat yang membuat kamu jatuh. Jadi lagu itu benar-benar tentang betapa saya masih sangat cinta membuat musik, namun saya juga benci sisi bisnisnya, di sisi angkanya, orang-orang berjas yang mencoba menjalankan bisnis, lalu kami membuat urusan dengan mereka dan belajar bagaimana berbicara dengan mereka.

"Dan kamu tau, kadang itu membuat frustasi, namun beruntung, kami memiliki lagu bagus (Lagu ini) tentang hal itu dan kami benar-benar bisa melukiskan sesuatu yang keren tentang itu dan meletakannnya disana supaya orang-orang bisa sadar." [Sumber]

Di lain tempat juga sang vokalis bercerita tentang lagu ini yang kurang lebih sama:

"Secara kiasan, liriknya bukan hanya tentang band ini sendiri, namun juga tentang industri musik secara keseluruhan, karena setelah sekian lama kami disini, banyak perubahan secara dramatis, bukan hanya sejak All Hope Is Gone (Album ke-4 Slipknot), namun sejak kami kehilangan Paul (Mantan bassistnya yang meninggal pada tahun 2008). Pada dasarnya lagu ini tentang cinta-bencinya kami dengan situasi yang saat ini kami alami, dengan bukan hanya di sisi bisnis, namun juga dengan bagaimana musik saat ini. Gambarannya kami adalah anggota yang besar dalam permainan ini, namun disaat yang bersamaan ada banyak orang yang ingin mengambil keuntungan walaupun faktanya mereka juga masih mencampuri hati, cinta dan kreatifitas mereka dalam musik ini, namun mereka juga ingin mengambil keuntungan dari itu. Ini adalah tentang bagaimana kami berusaha mendamaikan kejahatan yang datang dengan itu. Dimana ada daging maka disana ada burung bangkai yang mengitarinya selama sekian waktu." [Sumber]

Diluar dari kerennya lagu ini, ternyata liriknya mengandung makna yang dalam dan sangat berarti untuk industri musik. Bayangkan saja, musik diluar sana saking keren-keren lagunya sehingga dapat mendatangkan pundi-pundi uang yang luar biasanya masih sempat saja dihujat.

Bagaimana di Indonesia? jangankan bisnis, dijaman semakin modern ini musik Indonesia bisa dikatakan semakin tenggelam, kreatifitas permusikan di negara tercinta kami semakin menyusut.

Orientasi musik Indonesia semakin tenggelam ciri khasnya oleh arus globalisasi dari luar, contoh saja efek budaya K-Pop dari Korea. Efek dari hal tersebut memang sempat membuat booming, sehingga lahirnya banyak Boyband dari Indonesia, disaat yang bersamaan efek itu juga sempat berhasil memukul telak kreatifitas anak bangsa lewat karyanya bernuansa band khas Indonesia, kita ambil sample band Ungu atau Wali. Sehingga apa yang terjadi? Sampai saat ini industri Indonesia bisa dikatakan 'Mati Suri', bahkan kenyataannya saat ini selera musik Indonesia tertahan di tahun 2007-kebawah. Tidak ada perkembangan saat ini. Jelas bahwa saat ini musik Indonesia sedang krisis kreatifitas.

Jadi mari teman-teman muda, kita bangkitkan jiwa musik Indonesia, dengan jalan Indonesia atau lewat modifikasi 'sewajar-wajarnya'! Berhubung post ini turun pada tanggal 28 Oktober 2015, alias Hari Peringatan Sumpah Pemuda, jadi pas deh! Semangat Pemuda!

Ini dia MV nya. Curhatan tambahan dari gue, jadi ini salah satu lagu yang memantapkan posisi gue sebagai 'The Maggots' alias pecinta Slipknot, selain dari lagu lainnya seperti Psychosocial dan Duality. Kadang kalo lagi nyetir dijalan suka headbanging kepala saking asiknya ini lagu.


Slipknot - Killpop
[Verse 1]
She's sticking needles in her skin, I turn with an ugly grin
Her canvas doesn't leave a lot... to fantasy
But her peace of mind can't stay inside the lines
It's so... confusing, the methods that she's using
She knows she shouldn't leave a mark... that I can see
Will she ever find one million of a kind?
It's cold and lonely, but that's because she told me
Lost inside her dirty world, no one hurts this pretty girl but her
Oh, she's beautiful
A little better than a man deserves
Oh, I'm not insane
Please tell me she won't change...

[Chorus]
Maybe I should let her go...
But only when she loves me (she loves me)
How can I just let her go?
Not until she loves me (she loves me)

[Verse 2]
She's drowning in herself again
My god what a lovely sin...
I guess there's nothing left to do, but have my way
She can feel it's right so she doesn't close her eyes
She smiles and answers, it doesn't seem to matter
Lost inside my dirty headsomething tells me I'm the one who's kept
Oh, so volatile
A little better than a man defiled
Oh, I need the pain
Please tell me she won't change...

[Chorus]
Maybe I should let her go...
But only when she loves me (she loves me)
How can I just let her go?
Not until she loves me (she loves me)

[Outro]
We were meant to be together
Now die and fucking love me
We were meant to hurt each other
Now die and fucking love me
Die and fucking love me
Die and fucking love me
Die and fucking love me

0 comments:

Post a Comment