Friday, 27 June 2014

Emre Can - Akankah Sempurna Untuk Liverpool?

Seperti sudah belajar dari kekacauan transfer pemain pada musim yang lalu, Liverpool dalam masalah transfer pemain kembali bergerak sangat cepat. Setelah membeli kembali Ricky Lambert dari Southampton seharga £4.5 Juta, The Reds telah mencapai kesepakatan untuk menandatangani kapten Timnas Jerman U21 dari Bayer Leverkusen dengan harga sekitaran £9.75 Juta. Brendan Rodgers sudah yakin dengan Can dan terlihat tidak akan membuang-buang waktu lagi untuk merekrutnya. Can yang juga mantan pemain Bayer Munich ini dinilai memiliki masa depan yang cerah dan berpotensi berkembang pesat di Liverpool diusianya yang masih 20 tahun.

Emre Can ketika bermain untuk Timnas Jerman
Can memulai karir seniornya di Bayern Munich II, tim cadangan dari klub raksasa Jerman. Lalu dia melanjutkan karirnya di tim utama Bayern dimusim 2012013, ia hanya bermain 4 kali dan mencetak sebiji gol dengan rata-rata bermain di posisi bek kiri pada musim debutnya di level tertinggi sepakbola Jerman ini.

Emre Can lagi ikut kejuaraan Futsal Junior ketika masih berseragam Bayern Munich II

Kemudian Can pindah ke Bayern Leverkusen, di BayArena, dia memainkan total 39 pertandingan di Bundesliga dan Liga Champions, salah satunya lawan Manchester United. Walau aslinya sebagai bek kiri, Can terlihat lebih nyaman ketika bermain sebagai gelandang tengah, pemain muda Jerman ini sangat mengesankan musim lalu dengan kekuatan, tenaga dan kepercayaan tinggi ketika membawa bola. Kualitas seperti ini tampak sempurna untuk pemain di Liga Primer.

Emre Can merayakan gol lawan Borrusia Monchengladbach ketika berseragam Bayern Leverkusen

Apa Yang Bisa Diberikan Oleh Can?

Kamu jelas bisa memprediksi bahwa Can masih sangat muda, artinya ia memiliki segudang potensi, tapi perkembangan yang cukup untuk mencapai potensinya itu adalah masalah lain.

Fleksibilitas, tampaknya menjadi salah satu kekuatan utamanya, karena ia hampir bisa bermain diberbagai posisi. Ketika di Bayern Leverkusen, Can sempat bermain di posisi;

Defensive Midfield
Central Midfield
Attacking Midfield
Left Back
Centre Back
Left Midfield
Right Midfield

Saat ini, tidak banyak pemain dalam pertandingan yang bisa bermain diposisi sebanyak yang bisa dilakukan Can, itu juga membuktikan bahwa dirinya bisa bermain di posisi apa saja yang diperlukan dan akan secepatnya melakukan adapatasi sesuai dengan situasi yang diperlukan. Postur tubuh yang memadai dan fisik yang kuat memberinya kemampuan untuk mempertahankan diri ketika dalam posisi defensif dan kemampuan tackling juga skill untuk memenangkan duelnya yang bagus membuatnya terlihat sempurna untuk berperan sebagai gelandang bertahan. Namun jika diperlukan, dia akan siap untuk bermain di posisi sayap karena dengan kemampuannya dribbling dan kecepatan kakinya. Kemampuannya sebagai gelandang box-to-box juga bisa memberikan energi lebih dilini tengah, seperti Jordan Henderson.

Meskipun Lucas sudah menjadi bagian yang tak tergantikan bagi Liverpool di lini gelandang bertahan dalam berberapa musim belakang ini, tampak Lucas tidak memiliki kemampuan untuk mengatur pertahanan 4 bek di belakangnya. Can bisa menjadi solusi yang sempurna dengan kemampuan sebagai pemimpin, tackling, ball winning, juga serba bisa dalam urusan umpan panjang maupun pendek. Sesuatu yang telah hilang dari permainan Lucas.

Banyak yang mengatakan bahwa Can memiliki kemampuan seperti Bastian Schweinsteiger dan Toni Kroos, kedua pemain yang sama-sama bermain untuk Bayer Munich. Jelas bahwa Can memiliki jalan yang masih panjang untuk menentukan bentuk permainannya secara konsisten. Namun, berada di tim seperti Liverpool, yang perlu menambah kedalaman skuad, Can sepertinya akan lebih banyak beraksi dilapangan dan akan mendapatkan banyak kesempatan untuk mengembangkan permainannya di bawah kepemimpinan Brendan Rodgers.

Walaupun Can membuktikan kedewasaan yang umumnya ditemukan pada pemain yang berusia 25 tahun-an keatas, namun permainan yang bersifat kasar dan terlalu banyak melakukan tackling bisa dilihat dari catatan pelanggarannya. Can mendapatkan 13 kartu kuning dan diusir dari lapangan pada pertandingan di leg 2 babak 16 besar Liga Champions lawan PSG. Kedisiplinannya harus ditingkatkan jika ingin terus bermain di tim utama dan ia tentu harus semakin hatihati.

Kita sudah banyak melihat berberapa pemain muda berpotensi yang saat ini masih belum memberikan dampak positif untuk Liverpool. Pemain seperti Borini, Suso dan Alberto hanya segelintir pemain yang belum mendapatkan banyak kesempatan untuk bersinar di bawah asuhan Rodgers dan kamu tentu akan berharap bahwa Can tidak akan berada di posisi yang sama dengan mereka jika diberi waktu bermain di berberapa bulan pertama.

Apa Yang Harus Dilakukan Can Agar Bisa Sukses?

Kamu tentu akan mengira bahwa dengan cara Can bermain, Liga Primer akan cocok untuknya. Agresif, terus mengalir dan menghibur adalah apa yang harus Can lakukan untuk membuktikan bahwa dirinya cocok di LFC dan itu akan perlu berberapa waktu untuk berlatih di tum utama. Rodgers dapat memutuskan untuk tidak terlalu banyak memainkannya di musim pertama dan itu bukanlah ide yang buruk. Can akan selalu menunjukan bahwa walaupun ia memiliki tempramental yang tidak terlalu baik, namun kepercayaan diri dan kemampuannya untuk berkembang akan sangat menarik untuk dinantikan di masa depan. Seorang yang harus diwaspadai setiap tim di masa depan, bisa kalian tonton di planet ini!

Inilah koleksi highlight Emre Can yang saya temukan di Youtube. Enjoy this player!


0 comments:

Post a Comment