Friday, 24 April 2015

Ben Affleck dan Tugas Kebudayaan dan Peradaban.

Kembali lagi dalam blog usang ini yang ternyata sudah mulai menyebar ke satu sekolah, kesan pertama dari teman teman untuk postingan diary ada yang suka dari tata bahasanya yang katanya keren tapi lebih ngeselin, ada yang juga bilang ngefans dengan Tukiyem yang di diary tersebut menjadi salah satu aktor antagonis, berberapa teman juga ada yang ngasih masukan:
"Tulisannya bagus cuma kurang baku"
"Tulisannya keren cuma agak ngeselin"
"Tulisannya keren tapi gak sama penulisnya"
"Tulisannya keren tapi pembacanya lebih keren"
"Tulisannya ngeselin tapi penulisnya tampan nan rupawan(itu review saya sendiri)."

Mungkin kalian akan berpikir dalam postingan kali ini saya mau review kemampuan Ben yang katanya bakal jadi lawannya Superman ketika dirinya terpilih memerankan Batman. Engga ko, kali ini saya cuma sedikit ngomongin mukanya aja dan pintarnya saja.

Tema dalam postingan kali ini 'lagi lagi' yang berwawasan dan masuk dalam bahasan sekolah, ya akhir akhir ini sih saya emang jadikan blog ini menjadi salah satu ajang penghematan uang untuk biaya yang mestinya dipake ngeprint tugas atau untuk simpan tenaga yang mestiya dipake buat nulis tapi dipake buat terus ngejar doi HAHA *ketawa garing.

Banyak nulis berwawasan, gue kalo ngaca jadi suka dimiripin sama si Batman Ben Affleck, tapi lebih muda dikit.
Sebagai pelajar paling revolusioner saya juga mengingatkan untuk teman-teman agar mengikuti langkah serba hemat saya ini, sungguh ini cara yang menurut saya paling menyenangkan dan hemat dalam menyelesaikan tugas.

Tugas kali ini datang dari guru Sejarah saya yang kebetulan juga ikut bagian dalam postingan diary saya itu, kembali yang membuat bagi saya tugas menarik ini karna Pak Eko kasih lampu hijau sekaligus tantangan buat memberikan pandangan tentang "PERBEDAAN KEBUDAYAAN DAN PERADABAN SERTA HUBUNGANNYA.". Oke gak lama-lama kita langsung ke pembahasannya.

1. KebudayaanBudaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi, dan akal manusia. - Wikipedia.

Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.
Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic.
Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual, dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Menurut Selo Soemardjan, dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan, dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.
Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku, dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan, antara lain sebagai berikut:
  1. Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:
    • alat-alat teknologi
    • sistem ekonomi
    • keluarga
    • kekuasaan politik
  2. Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi:
    • sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya
    • organisasi ekonomi
    • alat-alat, dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama)
    • organisasi kekuatan (politik)
  3. C. Kluckhohn mengemukakan ada 7 unsur kebudayaan secara universal (universal categories of culture) yaitu:
    • bahasa
    • sistem pengetahuan
    • sistem tekhnologi, dan peralatan
    • sistem kesenian
    • sistem mata pencarian hidup
    • sistem religi
    • sistem kekerabatan, dan organisasi kemasyarakatan

Ciri – ciri Kebudayaan Secara Umum
1.Kebudayaan dipelajari
2.Kebudayaan diwariskan atau diteruskan
3.Kebudayaan hidup dalam masyarakat
4.Kebudayaan dikembangkan dan berubah
5.Kebudayaan itu terintegrasi

2. Peradaban
Secara umum peradaban adalah bagian-bagian dari kebudayaan yang tinggi, halus, indah, dan maju. Sedangkan Pengertian peradaban yang lebih luas adalah kumpulan sebuah identitas terluas dari seluruh hasil budi daya manusia, yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia baik fisik (misalnya bangunan, jalan), maupun non-fisik (nilai-nilai, tatanan, seni budaya maupun iptek), yang teridentifikasi melalui unsur-unsur obyektif umum, seperti bahasa, sejarah, agama, kebiasaan, institusi, maupun melalui identifikasi diri yang subjektif. Istilah "peradaban" dalam bahasa inggris disebut civilization atau dalam bahasa asing lainnya peradaban sering disebutbescahaving (belanda) dan die zivilsation (jerman).

Istilah Peradaban ini sering dipakai untuk menunjukkan pendapat dan penilaian kita pada perkembangan dari kebudayaan dimana pada waktu perkembangan kebudayaan mencapai puncaknya yang berwujud unsur-unsur budaya yang halus indah, tinggi, sopan, luhur, dan sebagainya, maka masyarakat pemilik kebudayaan tersebut dikatakan telah memiliki peradaban yang tinggi. Ada beberapa pengertian peradaban yang didefinisikan oleh para ahli. Pengertian peradaban menurut definisi para ahli adalah sebagai berikut...

  • Arnold Toynbee : Arnol Toynbee dalam bukunya "The Disintegrations of Civilization" dalam Theories of Society, (New York, The Free Press, 1965), hal 1355 menyatakan peradaban adalah kebudayaan yang telah mencapai taraf perkembangan teknologi yang sudah lebih tinggi. Pengertian lain menyebutkan bahwa peradaban adalah kumpulan seluruh hasil budi daya manusia, yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia, baik fisik (misalnya bangunan, jalan), maupun non-fisik (nilai-nilai, tatanan, seni budaya, maupun iptek). 
  • Albion Small : Menurut Albion Small Peradaban adalah kemampuan manusia dalam mengendalikan dorongan dasar kemanusiaannya untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Sementara itu, kebudayaan mengacu pada kemampuan manusia dalam mengendalikan alam melalui ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurut Albion Small, yang mengatakan bahwa peradaban berhubungan dengan suatu perbaikan yang bersifat kualitatif dan menyangkut kondisi batin manusia, sedangkan kebudayaan mengacu pada suatu yang bersifat material, faktual, relefan, dan konkret. 
  • Bierens De Hann : Menurut pendapat Bierens De Hann yang mengemukakan pendapatnya tentang pengertian peradabadan yang memiliki arti bahwa peradaban adalah seluruh kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan teknik. Jadi, peradaban memiliki kegunaan praktis dalam hubungan kemasyarakatan. 
  • Huntington : Huntington memberikan pendapatatnya mengenai definisi peradaban bahwa pengertian peradaban adalah sebuah identitas terluas dari budaya, yang teridentifikasi melalui dalam unsur-unsur obyektig umum, seperti bahasa, sejarah, agama, kebiasaan, institusi, maupun melalui identifikasi diri yang subyektif. Berangkat pada definisi ini, maka masyarakat Amerika-khususnya Amerika Serikat dan Eropa yang sejauh ini disatukan oleh bahasa, budaya, dan agama dapat diklasifikasikan sebagai satu peradaban, yakni peradaban barat. 
  • Alfred Weber : Menurut definisi Alfred Weber yang mengatakan bahwa pengertian peradaban adalah mengacu pada pengetahuan praktis dan intelektual, serta sekumpulan cara yang bersifat teknis yang digunakan untuk mengendalikan alam. Adapun kebudayaan terdiri atas serangkaian nilai, prinsip, normatif, dan ide yang bersifat unik. Aspek dari peradaban lebih bersifat kumulatif dan lebih siap untuk disebar, lebih rentan terhadap penilaian, dan lebih berkembang daripada aspek kebudayaan. Peradaban bersifat impersonal dan objektif, sedangkan kebudayaan bersifat personal, subjektif dan unik. 
  • Prof Dr. Koentjaraningrat : Peradaban adalah bagian-bagian yang halus dan indah seperti seni. Masyarakat yang telah maju dalam kebudayaan tertentu berarti memiliki peradaban yang tinggi. Istilah peradaban sering dipakai untuk menunjukkan pendapat dan penilaian kita terhadap perkembangan kebudayaan dimana pada waktu perkembangan kebudayaan mencapai puncaknya berwujud unsur-unsur budaya yang bersifat halus, indah, tinggi, sopan, luhur dan sebagainya maka masyarakat pemilik kebudayaan tersebut dikatakan telah memiliki peradaban yang tinggi.
  • Oswald Spengler : Spengler berpendapat bahwa pengertian peradaban adalah kebudayaan yang telah mencapai taraf tinggi atau kompleks. Terlebih lagi Spengler menyatakan bahwa peradaban adalah tingkat kebudayaan ketika telah mencapai taraf tinggi dan kompleks. Lebih lanjutnya lagi, Spengler menyatakan bahwa peradaban adalah tingkat kebudayaan ketika tidak lagi memiliki aspek produktif, beku, dan mengkristal. Adapun kebudayaan pada sesuatu yang hidup dan kreatif. 
Peradaban memiliki ciri-ciri atau karakteristik yang berfungsi dalam memperjelas peradaban dan juga berfungsi dalam membedakan peradaban dan kebudayaan dimana kita tahu bahwa banyak dari kita yang menganggap bahwa peradaban dan kebudayaan sama, padahal peradaban dan kebudayaan tersebut adalah sangat berbeda. Maka dari itu, ciri-ciri peradaban sangat membantu dalam membedakan antara peradaban dan kebudayaan. Ciri-ciri umum sebuah peradaban adalah sebagai berikut.... 
  • Pembangunan kota-kota baru dengan tata ruang yang baik, indah, dan modern
  • Sistem pemerintahan yang tertip karena terdapat hukum dan peraturan. 
  • Berkembangnya beragam ilmu pengetahuan dan teknologi yang lebih maju seperti astronomi, kesehatan, bentuk tulisan, arsitektur, kesenian, ilmu ukur, keagamaan, dan lain-lainnya. 
  • Masyarakat dalam berbagai jenis pekerjaan, keahlian, dan strata sosial yang lebih kompleks.

Kesimpulan: Hubungan Kebudayaan dan Peradaban

Seperti salah satu bait artikel diatas mengatakan bahwa menilik dari fungsinya, kebudayaan dan peradaban itu sangat berbebeda. Hal tersebut di kuatkan dari potongan pengertian yang saya ambil dari salah satu ahli tentang kebudayaan

"Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa kebudayaan adalah segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri."

Sementara itu peradaban itu...

"...sering dipakai untuk menunjukkan pendapat dan penilaian kita pada perkembangan dari kebudayaan dimana pada waktu perkembangan kebudayaan mencapai puncaknya yang berwujud unsur-unsur budaya yang halus indah, tinggi, sopan, luhur, dan sebagainya, maka masyarakat pemilik kebudayaan tersebut dikatakan telah memiliki peradaban yang tinggi."

Pernyataan diatas menguatkan pandangan saya bahwa yang dimaksud kebudayaan itu diciptakan oleh manusia untuk manusia yang turun temurun dari generasi ke generasi. Sementara peradaban adalah sesuatu yang terjadi setelah lahirnya kebudayaan tersebut, bisa menjadi tolak ukur agar terjadinya peradaban baru yang lebih kompleks dan lebih kualitatif dari kebudayaan sebelumnya.

Namun ternyata diluar kesimpulan saya diatas, perbedaan penggunaan kata 'Kebudayaan dan Peradaban' masih menjadi polemik diantara para ahli, dan atas dasar kepolosan saya hanya mencoba menyambungkan pendapat berberapa ahli diatas menjadi pandangan saya tentang hal ini. Untuk itu, kurang lebihnya mohon maaf, karna saya bukanlah seorang yang sempurna, sebelum berhasil membahagiakan orang tua, sukses dimasa depan, meyakinkan camer 'kelak' jika berhasil dapetin doi dan tentu saja yang mungkin bakal terjadi tidak lama 'Insha Allah' melihat Liverpool juara EPL. Amiin... *Oke Curhat

Itu aja,

Bahan:
http://betanokaz.blogspot.com/2013/05/perbedaan-kebudayaan-dan-peradaban.htmlhttp://gondang.blogspot.com/2013/12/kebudayaan-peradaban-manusia.htmlhttp://satria-kelayu.blogspot.com/2013/12/kebudayaan.htmlhttps://dienalj.wordpress.com/2013/03/19/pengertian-kebudayaan/http://www.lepank.com/2014/06/pengertian-kebudayaan-secara-umum.htmlhttp://www.artikelsiana.com/2015/02/pengertian-peradaban-ciri-ciri-para-ahli-peradaban.html

1 comment: