Assalamualaikum.
Hallo semua, salam dan semangat ramadhan. Semoga di Ramadhan para pembaca dapat mengamalkan ramadhan sebaik mungkin dan mendapat hidayah untuk terus baca blog gue yang sederhana ini. Bisa.
Okey, kali ini gue pengen ngomongin sesuatu hal yang lagi tren akhir-akhir ini. Video Blog... Sebelumnya udah padatau dong Video Blog atau yang biasa disingkat Vlog itu apa? Gak tau? Yaelah. Masa gue mesti cari di google juga.
Sedikit tambahan aja yang gue tau nih, Video Blog atau Vlog atau Blogger yang make video adalah para blogger yang memakai video (audio-visual) sebagai media broadcast mereka. Nah biasanya nih para pelaku vlog atau biasa disebut vlogger menjadikan Youtube sebagai tempat mereka berekspresi. Tapi ada juga yang make Snapchat, IG, Path, Dsb.
Bisa dibilang Vlog ini lagi musim-musimnya terutama di Indonesia, jadi ada konspirasi geografi wahyudi yang mengatakan sebenernya Indonesia dilalui 3 musim; Panas, Hujan, Vlog *Mampus gapenting*. Bahkan, blogger yang udah bisa dibilang senior banget walopun belom tua macam Raditya Dika pun udah mulai mengepak kan sayapnya di dunia per-vlogger-an.
Ada banyak tema yang diulas para vlogger di vlognya. Misalnya Motovlog, Gamevlog, Daily Activities bahkan Vlog cuma sekedar chat chit chut sesama vlogger pun dijadikan tema oleh para blogger tersebut, namun kerennya mereka para vlogger dapat menyajikan tema-tema tersebut menjadi hal yang dapat membuat para penikmatnya keliatan buang-buang kuota cumen untuk menonton atau mendengar mereka ngomong. Praktek hipnotis modern gaes, hati hati!
Kembali kejudul, gue mengangkat judul 'Web blog killer?' nah yang dimaksud adalah Vlog. Apakah vlog adalah sebuah killernya webblog? Wow wow wow. Gue khawatir terjadi bentrokan antar vlogger dan blogger semacam ojek online dan ojek pangkalan. Tapi itu mungkin gaakan terjadi. Karna disini gue yakin bahwa blogger maupun vlogger akan lebih siap bermain disegmennya untuk menyedot para peselancar web.
Nah, pertanyaannya menjamur, ada kalimat 'segmen' disana. Lantas apakah benar ada segmentasi diantara vlog dan blog yang memisahkan keduanya? Padahal fondasi vlog adalah dari blog itu sendiri.
Vlog dan blog sebenernya perbedaannya sedikit, seperti yang gue bilang, vlog didasari oleh ke-modern-an blog yang mana pembaca secara tidak langsung maupun langsung menuntut suatu hal yang lebih baru dari sekedar hanya membaca, di vlog bukan mata yang digerakan, tapi yang dilihat pembaca adalah yang bergerak. So, itu adalah esensi dari sebuah teknologi, yaitu menyimpelkan apa yang bisa disimpelkan. Tema-tema vlog pun tidak berbeda jauh dari blog. Bahkan cenderung sama. Bedanya cumen kalo di vlog tangan gue gaakan pegel2 buat ngetik kek gini. Paling capek karna act like seniman supaya penonton tetep terhibur
Jadi simpulannya ya gitu. Vlog adalah blog, blog adalah vlog. Keduanya sama namun tak serupa. Hanya media yang dipakai keduanya yang berbeda. Dari segi segmennya menurut gue vlog bisa masuk kedalam kategori blog, istilahnya seperti misalnya 'Judul'-nya blog, nah 'Sub-Judul'-nya itu vlog. Vlog dan blog sama saja, tinggal bagaimana kreatif para blogger maupun vlogger yang dapat menarik pembaca atau penonton. Gitu.
Itu aja sih dari gue tentang berberapa analisis yang bisa gue kemukakan tentang vlog dan blog. Jadi gak ada tawuran antar blogger dan vlogger ya. Kalopun ada gue bakal ikut sebagai tukang bacang. Ga kena ya? Yaudah lah bodo amat
Wassalamualaikum,
Hallo semua, salam dan semangat ramadhan. Semoga di Ramadhan para pembaca dapat mengamalkan ramadhan sebaik mungkin dan mendapat hidayah untuk terus baca blog gue yang sederhana ini. Bisa.
Okey, kali ini gue pengen ngomongin sesuatu hal yang lagi tren akhir-akhir ini. Video Blog... Sebelumnya udah padatau dong Video Blog atau yang biasa disingkat Vlog itu apa? Gak tau? Yaelah. Masa gue mesti cari di google juga.
Sedikit tambahan aja yang gue tau nih, Video Blog atau Vlog atau Blogger yang make video adalah para blogger yang memakai video (audio-visual) sebagai media broadcast mereka. Nah biasanya nih para pelaku vlog atau biasa disebut vlogger menjadikan Youtube sebagai tempat mereka berekspresi. Tapi ada juga yang make Snapchat, IG, Path, Dsb.
Bisa dibilang Vlog ini lagi musim-musimnya terutama di Indonesia, jadi ada konspirasi geografi wahyudi yang mengatakan sebenernya Indonesia dilalui 3 musim; Panas, Hujan, Vlog *Mampus gapenting*. Bahkan, blogger yang udah bisa dibilang senior banget walopun belom tua macam Raditya Dika pun udah mulai mengepak kan sayapnya di dunia per-vlogger-an.
Ada banyak tema yang diulas para vlogger di vlognya. Misalnya Motovlog, Gamevlog, Daily Activities bahkan Vlog cuma sekedar chat chit chut sesama vlogger pun dijadikan tema oleh para blogger tersebut, namun kerennya mereka para vlogger dapat menyajikan tema-tema tersebut menjadi hal yang dapat membuat para penikmatnya keliatan buang-buang kuota cumen untuk menonton atau mendengar mereka ngomong. Praktek hipnotis modern gaes, hati hati!
Kembali kejudul, gue mengangkat judul 'Web blog killer?' nah yang dimaksud adalah Vlog. Apakah vlog adalah sebuah killernya webblog? Wow wow wow. Gue khawatir terjadi bentrokan antar vlogger dan blogger semacam ojek online dan ojek pangkalan. Tapi itu mungkin gaakan terjadi. Karna disini gue yakin bahwa blogger maupun vlogger akan lebih siap bermain disegmennya untuk menyedot para peselancar web.
Nah, pertanyaannya menjamur, ada kalimat 'segmen' disana. Lantas apakah benar ada segmentasi diantara vlog dan blog yang memisahkan keduanya? Padahal fondasi vlog adalah dari blog itu sendiri.
Vlog dan blog sebenernya perbedaannya sedikit, seperti yang gue bilang, vlog didasari oleh ke-modern-an blog yang mana pembaca secara tidak langsung maupun langsung menuntut suatu hal yang lebih baru dari sekedar hanya membaca, di vlog bukan mata yang digerakan, tapi yang dilihat pembaca adalah yang bergerak. So, itu adalah esensi dari sebuah teknologi, yaitu menyimpelkan apa yang bisa disimpelkan. Tema-tema vlog pun tidak berbeda jauh dari blog. Bahkan cenderung sama. Bedanya cumen kalo di vlog tangan gue gaakan pegel2 buat ngetik kek gini. Paling capek karna act like seniman supaya penonton tetep terhibur
Jadi simpulannya ya gitu. Vlog adalah blog, blog adalah vlog. Keduanya sama namun tak serupa. Hanya media yang dipakai keduanya yang berbeda. Dari segi segmennya menurut gue vlog bisa masuk kedalam kategori blog, istilahnya seperti misalnya 'Judul'-nya blog, nah 'Sub-Judul'-nya itu vlog. Vlog dan blog sama saja, tinggal bagaimana kreatif para blogger maupun vlogger yang dapat menarik pembaca atau penonton. Gitu.
Itu aja sih dari gue tentang berberapa analisis yang bisa gue kemukakan tentang vlog dan blog. Jadi gak ada tawuran antar blogger dan vlogger ya. Kalopun ada gue bakal ikut sebagai tukang bacang. Ga kena ya? Yaudah lah bodo amat
Wassalamualaikum,





