Thursday, 16 June 2016

Web Blog Killer? - Blog dan Vlog

Assalamualaikum.

Hallo semua, salam dan semangat ramadhan. Semoga  di Ramadhan para pembaca dapat mengamalkan ramadhan sebaik mungkin dan mendapat hidayah untuk terus baca blog gue yang sederhana ini. Bisa.

Okey, kali ini gue pengen ngomongin sesuatu hal yang lagi tren akhir-akhir ini. Video Blog... Sebelumnya udah padatau dong Video Blog atau yang biasa disingkat Vlog itu apa? Gak tau? Yaelah. Masa gue mesti cari di google juga.

Sedikit tambahan aja yang gue tau nih, Video Blog atau Vlog atau Blogger yang make video adalah para blogger yang memakai video (audio-visual) sebagai media broadcast mereka. Nah biasanya nih para pelaku vlog atau biasa disebut vlogger menjadikan Youtube sebagai tempat mereka berekspresi. Tapi ada juga yang make Snapchat, IG, Path, Dsb.

Bisa dibilang Vlog ini lagi musim-musimnya terutama di Indonesia, jadi ada konspirasi geografi wahyudi yang mengatakan sebenernya Indonesia dilalui 3 musim; Panas, Hujan, Vlog *Mampus gapenting*. Bahkan, blogger yang udah bisa dibilang senior banget walopun belom tua macam Raditya Dika pun udah mulai mengepak kan sayapnya di dunia per-vlogger-an.

Ada banyak tema yang diulas para vlogger di vlognya. Misalnya Motovlog, Gamevlog, Daily Activities bahkan Vlog cuma sekedar chat chit chut sesama vlogger pun dijadikan tema oleh para blogger tersebut, namun kerennya mereka para vlogger dapat menyajikan tema-tema tersebut menjadi hal yang dapat membuat para penikmatnya  keliatan buang-buang kuota cumen untuk menonton atau mendengar mereka ngomong. Praktek hipnotis modern gaes, hati hati!

Kembali kejudul, gue mengangkat judul 'Web blog killer?' nah yang dimaksud adalah Vlog. Apakah vlog adalah sebuah killernya webblog? Wow wow wow. Gue khawatir terjadi bentrokan antar vlogger dan blogger semacam ojek online dan ojek pangkalan. Tapi itu mungkin gaakan terjadi. Karna disini gue yakin bahwa blogger maupun vlogger akan lebih siap bermain disegmennya untuk menyedot para peselancar web.

Nah, pertanyaannya menjamur, ada kalimat 'segmen' disana. Lantas apakah benar ada segmentasi diantara vlog dan blog yang memisahkan keduanya? Padahal fondasi vlog adalah dari blog itu sendiri.

Vlog dan blog sebenernya perbedaannya sedikit, seperti yang gue bilang, vlog didasari oleh ke-modern-an blog yang mana pembaca secara tidak langsung maupun langsung menuntut suatu hal yang lebih baru dari sekedar hanya membaca, di vlog bukan mata yang digerakan, tapi yang dilihat pembaca adalah yang bergerak. So, itu adalah esensi dari sebuah teknologi, yaitu menyimpelkan apa yang bisa disimpelkan. Tema-tema vlog pun tidak berbeda jauh dari blog. Bahkan cenderung sama. Bedanya cumen kalo di vlog tangan gue gaakan pegel2 buat ngetik kek gini. Paling capek karna act like seniman supaya penonton tetep terhibur

Jadi simpulannya ya gitu. Vlog adalah blog, blog adalah vlog. Keduanya sama namun tak serupa. Hanya media yang dipakai keduanya yang berbeda. Dari segi segmennya menurut gue vlog bisa masuk kedalam kategori blog, istilahnya seperti misalnya 'Judul'-nya blog, nah 'Sub-Judul'-nya itu vlog. Vlog dan blog sama saja, tinggal bagaimana kreatif para blogger maupun vlogger yang dapat menarik pembaca atau penonton. Gitu.

Itu aja sih dari gue tentang berberapa analisis yang bisa gue kemukakan tentang vlog dan blog. Jadi gak ada tawuran antar blogger dan vlogger ya. Kalopun ada gue bakal ikut sebagai tukang bacang. Ga kena ya? Yaudah lah bodo amat

Wassalamualaikum,

Tuesday, 8 March 2016

Mahluk Misterius Hisap Darah 200 Unggas di Tiongkok

Hallow epribadiii!!! Kerasa lamanya gue gak isi blog ini, maklum, gue udah masukin masa SMA yang penuh dengan tugas dan kesibukan lainnya. Ini pun gue sempetin ngepost karna besok libur tanggal merah.

Oiya, sebelum ke topik, gue pengen cerita sedikit tentang salah satu kesibukan kemarin, jadi ceritanya gue ada seminar 3 hari di salah satu hotel bilangan Sentul Bogor, semiar itu tentang kewirausahaan yang digagas oleh Dispora Kab. Bogor. Dari sekolah gue ngirim 5 orang terpilih, sialnya salah satu dari 5 orang itu adalah manusia ajaib yang bisa selamet dari kampretnya jalanan daerah Bogor. Setiap sekolah emang ngirim 5 perwakilan, dan yang diundang sebanyak 10 sekolah Kab. Bogor. Itung aja dah tuh berapa orang yang ikut seminar.

Seminar ini menurut gue emang serunya luar biasa parah. Salah satu bagian dari hidup gue yang paling membahagiakan, serius kagak lebay gue. Biasanya lebih lebay lagi. Mulai dari undangan yang menurut gue niat banget pemerintah ini, segala-galanya hampir sempurna, lalu pemateri yang bener-bener berkompeten di bagian-bagian masing, pelayanan hotelnya juga gak mengecewakan, makanannya banyak dan as well enak! dan yang paling spesial diantara itu adalah teman-teman calon entreprenuer dari 9 sekolah + 4 manusia hasil mutasi kambing dari sekolah gue yang menurut gue friendly abis! Serius 3 hari gak dirumah yang paling nyaman bagi gue. Dari yang awalnya gak kenal siapa, apa dan bagaimana mereka, hingga kini mereka yang menjadi salah satu catatan hidup gue yang perlu gue garis bawahi tebal, senengnya punya banyak temen seperti mereka dan mungkin gue bakal jarang lagi dapat kesempatan kaya 3 hari lalu itu.

Baiklah, kali ini gue pingin ceritain sesuatu yang berbeda dari tema-tema di blog gue. Gue kembalikan hobi nulis hewan Cryptozoology. Krip..., what? FYI, mahluk Cryptozoology, biasa blogger sebut Crypto saja atau Cryptid atau orang alay biasa sebut Cryptz Bgtz adalah sejenis kegiatan penelitian atau penyelidikan tentang mahluk hidup yang belum dikenal dalam ilmu sains. Pernah denger Monster Loch Ness? Bigfoot? Yetti? Nah trio maut disamping adalah para mahluk Cryptid yang paling dikenal dan populer di jagat internet. Tapi masih ada jutaan mahluk lainnya yang menanti untuk diungkap rahasianya.

Cerita pada topik kali ini berasal dari Tiongkok, daerah Pudong yang merupakan salah satu distrik di Shanghai yang tak luput oleh serangan mahluk misterius.

Berberapa hari lalu, pinggiran distrik tersebut dikejutkan oleh kematian 200 unggas yang misterius yang telah terjadi dalam kurun berberapa minggu.


Menurut NetEase, di sekitar bangkai unggas terdapat petunjuk yang mengejutkan. Diyakini, mahluk yang membunuh unggas-unggas memiliki 4 kaki dan memiliki semacam jari yang berukuran sebesar tangan anak manusia yang nyeplak di lumpur.


Selama berberapa minggu terakhir, warga sekitar banyak mengatakan kalau unggas-unggas mereka mati bersama berberapa kelinci ternak. Unggas dan para kelinci itu dibunuh oleh mahluk itu dengan cara yang sama, tidak dimakan, melainkan dihisap darahnya setelah dianiaya hingga mati.


Penduduk desa menduga bahwa pelaku adalah hewa yang kabur dari Kebun Biatang Shanghai yang terletak 2km jauhnya. Namun pihak kebun binatang memastikan jika mereka tidak kehilangan satupun binatang.


Pihak kebun binatang pun mencoba membantu dengan membuat perangkap besi dengan ayam yang digantung sebagai umpannnya, namun tidak berhasil. Mahluk tersebut mungkin lebih pintar dari yang diduga.


Salah satu warga bernama Lin bercerita pada Shanghai Daily tentang kehilangannya: "Saya memiliki 23 bebek dan 19 ayam, semuanya mati. Tetangga saya juga 29 ayamnya mati."

Lin juga menjelaskan keterkejutannya pada Discovery: "Daging dan bulu berserakan di tanah, lubang sebesar bola di pagar kawat ditemukan robek."

Berberapa orang juga khawatir jika mahluk tersebut khilaf, sehingga mencari manusia sebagai korban terbarunya.

Analisis

Melihat dari jejak kakinya, bisa jadi ini merupakan jejak kaki hewan sejenis anjing, namun anjing biasa tidak mungkin hanya meminum darah, pasti dagingnya juga. Teori yang paling rasional adalah penampakan Chupacabra, dimulai dari jejak kaki, cara memangsa dan cara memperlakukan mangsanya itu sangat kental dengan mahluk Cryptid ini.

Ini Chupacabra, bukan Scooby-Doo.

Jejak Chupacabra
Namun seperti yang kalian tau, Chupacabra merupakan mahluk Cryptid berasal dari benua Amerika, salah satunya ada di Meksiko. Bagaimana caranya Cryptid sejenis anjing yang katanya hasil mutasi ini bisa nyasar sampe China? Masih menjadi misteri yang diselediki oleh pihak kepolisian setempat dan para ahli pun masih berspekulasi.

Menurut kalian apa? Anjing gila? Anjing Vampir? Warewolf? Chupacabra? atau mungkin Gue?

Tuesday, 12 January 2016

Interpretasi Lagu: SlipKnot - Snuff

Halo semua, disini dengan Farhan, admin terbaik *karna emang satu-satunya sih* di blog personal ini. Kali ini dalam postingan serius pertama di 2016, karna sebelumnya ya-kalian-tau-lah seperti apa postingan-postingan gue sebelumnya.

Postingan kali ini, gue *uhuk*, maksudnya 'saya' ingin mencoba menjabarkan sisi puitis dari seorang Farhan, mungkin kalau kalian pernah mengunjungi blog saya yang isinya postingannya super gak nyambung dan lebih ke absurd mungkin ya bisa melihat betapa menjijikan dan mengerikannya postingan saya selama ini. Maafkan.

Tidak ada yang meragukan kapasitas grup band SlipKnot dalam membuat kreativitas dan menjadikannya sebagai konsumsi publik. Mulai dari aksinya diatas panggung yang selalu 'gila' dan terkesan ekstrim, cara berpakaian mereka yang unik dan horor, pemilihan nada lagu yang beresensi tinggi lewat penampilan total mereka sehingga bisa dikatakan bahwa mereka adalah grup band Heavy Metal terkeras dan saya berani menyatakan bahwa dia adalah yang terbaik sepanjang masa.



Member-member mereka yang 'gila' berkarya lewat musik, bukan hanya gila, namun juga niat! Seperti lagu-lagu mereka yang liriknya luar biasa mendalam, walaupun mereka rocker, mereka juga manusia sob. Mereka selalu menyisipkan suatu kata di lirik-lirik mereka yang bermakna mendalam diluar dari kerasnya nada yang mereka lantunkan. Salah satunya lagu ini, Snuff.



Lagu ini menurut saya sangat menarik untuk di 'operasi', dengan pemilihan kata yang terkesan lebih simpel dalam artian mereka membuka dan menjabarkan lembaran sebuah cerita dari lirik yang cukup mudah untuk dimengerti.

SLIPKNOT - SNUFF

Bury all your secrets in my skin
Come away with innocence, and leave me with my sins
The air around me still feels like a cage
And love is just a camouflage for what resembles rage again...


"Lupakanlah segala cerita yang telah kita jalin dan tinggalkan aku dengan segala rajutan kasih yang pernah kita ukir. Sebenarnya aku tidak bisa ditinggalimu dengan rasa cintaku, namun inilah keterbatasanku."

So if you love me, let me go.
And run away before I know.
My heart is just too dark to care.
I can't destroy what isn't there.
Deliver me into my fate -
If I'm alone I cannot hate
I don't deserve to have you...

My smile was taken long ago
If I can change I hope I never know

"Jadi, jika kamu cintaiku, pergilah, pergilah tanpa kuketahui karna hatiku tidak akan cukup untuk mengucapkan 'selamat tinggal'. Tinggalkanlah aku agarku tidak lagi menyakitimu. Kemarahanku sudah tak tertahankan. Karna takdirku bukanlah bersamamu, aku tak pantas dapatkanmu."

I still press your letters to my lips
And cherish them in parts of me that savor every kiss
I couldn't face a life without your lights
But all of that was ripped apart when you refused to fight





"Aku masih ingat dengan kata-katamu, yang memberikanku kenyamanan dalam menjalin kasih. Hingga aku berpikir: "Aku tidak bisa hidup tanpamu". Namun segalanya berubah ketika dirimu menolak untuk berjuang dan memilih meninggalkanku."

So save your breath, I will not hear.
I think I made it very clear.
You couldn't hate enough to love.
Is that supposed to be enough?
I only wish you weren't my friend.
Then I could hurt you in the end.
I never claimed to be a saint...


"Jadi, hiduplah tanpa bersamaku, aku tidak peduli. Karna memang jelas "Kamu tidak bisa mencintaiku". Aku hanya berharap kamu bukanlah pasanganku, supaya aku bisa hidup dengan seorang yang dapat menemaniku dalam suka maupun duka."

Ooh, my own was banished long ago
It took the death of hope to let you go


"Kenyataan berkata bahwa kamulah pasanganku, kamulah pasangan hidupku yang telah menghancurkanku, namun sulit untuk melupakanmu karena kenangan yang telah terukir berdua."

So break yourself against my stones
And spit your pity in my soul
You never needed any help
You sold me out to save yourself
And I won't listen to your shame
You ran away - you're all the same
Angels lie to keep control...


"Aku selalu berharap kamu bisa ikut dalam duka bersama, seperti malaikat yang berdusta sebagai bentuk pengorbanan. namun pengkhianatan yang memalukan darimu selama ini seolah menjadi batin dalam hidupku."

Ooh, my love was punished long ago
If you still care, don't ever let me know
If you still care, don't ever let me know...





"Aku baru sadar kalau selama ini aku salah mencintaimu, membuatku merasa bahwa selama ini batinku telah terkhianati oleh cinta yang tak terbalas darimu. Jika engkau kembali, maka semuanya telah berubah. Dari hati yang melunak menjadi hati yang membatu."

Sekian dari saya.

"Jangan menyakiti bila tak mampu menyembuhi, jangan mencintai bila akhirnya menyirat benci." - Farhan.

Wednesday, 6 January 2016

Postingan Penting di 2016!

Selamat tahun baru 2016! Semoga apa yang menjadi resolusi kalian di tahun ini dapat tercapai secara komplit, plit, plit dan sukses selalu!

AMIN!

Untuk mengawali tahun baru ini, gue ... Bentar, gue mikir dulu...

Oke. Sebelum kita beranjak ke 2016 (asek ceritanya ini tulisan lintas waktu), gue pingin berterimakasih ke tahun 2015, kenapa? Kenapa 2015?

Terus terang, menurut gue, tahun 2015 adalah waktu yang paling berharga buat gue, banyak memori yang perlu dipetik untuk masa depan gue, banyak esensi yang dapat menjadi modal gue ditahun selanjutnya, selama kurang lebih 365 hari gue hidup selama tahun itu dan gue dapati banyak hal hebat, mulai dari yang manis manis kaya masuk dan lolos OSN tingkat sekolah, hingga yang pait-pait kayak kecelakaan motor di pertengahan tahun 2015. Dalam urusan asmara, asik sebagai remaja tanggung guepun merasakan yang namanya sayang yang bener-bener sayang, perasaan dimana gue akhirnya bener-bener pingin berjuang buat cewek, dari situpun gue juga dapati banyak esensi yang didapatkan, walopun memang dapetnya asem-manisnya.

Dari hal hal yang gue sebutin dan tidak gue sebutin lainnya gue menjadi makin sadar dan gue harap di tahun ini segalanya terasa manis-manis.

Selain berterimakasih kepada tahun 2015, gue juga mau berterimakasih kepada kalian yang pernah gue disekitar gue, orang-orang yang pernah gue amati, seriusan.

Satu hal terpenting lainnya dalam 2015 yang dapat gue petik adalah kebiasaan baru gue. entahlah gue tahun lalu lebih banyak mengamati orang-orang disekitar gue, mengorek isi otak mereka, sembari mencari-cari alasan kenapa mereka bisa melakukan hal demikian disekitar gue, misalnya ketika di jalan, gue liat anak orang buang sampah sembarangan, lalu gue perhatiin tingkah lakunya setelah kejadian itu, dan ternyata orang tuanya pun buang sampah sembarangan, itu artinya gue bisa simpulkan bahwa anaknya itu merasa bahwa membuag sampah sembarangan adalah tindakan yang heroik, karna mungkin mereka menganggap bahwa orang tua mereka adalah orang yang paling benar

Contoh tersebut lalu gue sadari, bahwa selama ini gue belajar dari mereka, gue belajar bagaimana sosialitas mereka berjalan entah itu benar atau salah. Gue baru sadar bahwa guepun melihat dan mempelajari apa yang dinamakan sosialitas manusia. Diluar gregetannya tingkah laku jelek mereka, gue benar-benar berterimakasih atas apa yang mereka lakukan, karna gue bisa ambil esensinya, ilmu guepun dalam hal psikologis semakin banyak walaupun belum tajem-tajem amat. Dan yang menjadi praktikum gue selama ini adalah orang-orang disekitar gue, gue pelajari sifat-sifat mereka.

Sekali lagi untuk orang-orang yang telah banyak memberikan gue pelajaran, serta teman-teman pembaca blog personal kecil yang sering baca dimari...

Terimakasih :)