Thursday, 3 July 2014

Adam Lallana - John Barnes Jilid 2

Pertama-tama, saya mau ngucapin selamat datang Adam Lallana di 'Tanah Kejayaan' Anfield. Semoga pada musim perdananya bisa memberikan kejayaan lagi untuk Liverpool dan membuat The Kop mencintai anda!

Welcome to ours family Lallana!

Kali ini saya mau membahas pemain baru kita ini, dari mulai perjalanan hidup, karir hingga cerita ketika dirinya sampai di Anfield serta harapan yang mungkin kita bisa capai bersamanya selama dirinya berada di Liverpool.

Si pemain baru kita ini mempunyai nama lengkap Adaaaaaaaaaaaaammmmm.... Hehe becanda, nama lengkapnya Adam Lallana. Pemain ganteng ini lahir di Hertfordshire, tepatnya di St. Albans pada tanggal 10 Mei 1988. Namun ketika masih berumur 5 tahun, Lallana pindah ke Bournemouth dan belajar formal di Corpus Christi School dan dilanjutkan ke St Peter's Catholic Comprehensive School ketika sudah remaja. Seperti Ayahnya, sejak kecil Lallana adalah fans dari rival sekota Liverpool, Everton.

Karir sepakbola juniornya diawali dengan berlatih di klub lokal Bournemouth Centre of Exellence, dimana potensinya saat itu langsung tercium oleh pemandu bakat asal Southampton yang memang sedang populer saat itu. Lallana bergabung dengan Saints Academy pada umur 12 tahun. Pihak Southampton membayar biaya kompensasi pembelian sebesar £3000 kepada Bournemouth, £5000 untuk kompensasi lolos ke Akademi The Saint dan ditambah £10.000 untuk kompensasi ketika dirinya diberi kontrak professional oleh Soton. Kabarnya, Bournemouth mendapat jatah 25% hasil dari penjualan Lallana ke Liverpool dari Southampton.


Lallana ketika di Bournemouth

Lallana bergabung dengan tim utama Soton pada Juli 2006 dan mendapat debutnya pada tanggal 23 Agustus 2006 pada kemenangan 5-2 atas Yeovil Town di League One. Semenjak itu Lallana justru kehilangan tempat di skuad utama Soton dan akhirnya pada tanggal 9 Oktober 2007 ia kembali bergabung ke klub masa kecilnya Bournemouth dalam status pinjaman selama sebulan penuh.



Lallana ketika peminjaman di Bournemouth

Kurang dari 1 tahun kemudian ketika dirinya dipinjamkan ke Bournemouth tepatnya tanggal 28 April 2008, Lallana membuat gol pertamanya sepanjang karir professionalnya lawan West Bromwich Albion di pertandingan krusial Liga Championship.



Gol debut Lallana lawan West Brom

Pada 29 Agustus 2008 ia mendapat kontrak 3 tahun bersama Soton, dan semenjak saat itu dirinya menjadi pemain reguler di tim utama Soton dibawah asuhan manajer Jan Poortvliet yang sayangnya dipecat pada tanggal 23 Januari 2009 ketika kompetisi Championship masih berlangsung.

Pada musim 2012/13, seiring lolosnya Southampton ke Liga Primer Inggris, Lallana pertama kali mengemban ban kapten pada laga pembuka lawan juara Liga Primer musim sebelumnya Manchester City dengan kekalahan 3-2, semenjak saat itu ban kapten terus melekat di lengan kirinya. Lallana mencetak gol pertamanya di Liga Primer ketika klubnya menderita kekalahan 4-1 lawan West Ham United. 



Debut Liga Primer dan Ban Kapten Lallana vs Manchester City
Pada 24 Desember 2013, Adam Lallana menikahi tunangannya Emily Jubb setelah mereka bersama sejak 7 tahun lamanya. Lallana akhirnya resmi dipanggil ayah ketika anak pertamanya yang bernama Arthur lahir pada tanggal 26 Spetember 2012 (Budaya Inggris ya...)


Adam Lallana dan Emily Jubb
Adam Lallana dan Arthur
Selain kehidupan sepakbola, paras tampan yang dimiliki Lallana juga membuat dirinya dilirik oleh perusahaan baju yang cukup terkemuka di Dunia 'French Connection' asal Inggris.

Duh Lallana, kegantengannya nambah 18++ deh

Kembali ke karir sepakbolanya. Kampanye Lallana di Liga Primer musim 2013/14 diawali dengan gol luar biasanya ketika melewati 4 pemain Hull City dari jarak sekitar 30 yard sebelum menceploskan bola ke gawang kiper Hull, Steve Harper.




Setelah gol tersebut, Lallana terus menampilkan performa cemerlang di Liga Primer sehingga membantu klubnya The Saint berada di posisi 9 klasemen akhir EPL dan juga membuat namanya pada 18 April 2014 tercantum dari 6 kandidat peraih 'PFA Player of the Year', selain itu Lallana juga masuk dalam 'PFA Team of The Year' bersama rekan setimnya Luke Shaw yang kini bergabung dengan Manchester United. Lallana juga mendapat penghargaan internal dari klub berupa 'Player and Fans: Player of the year".



Adam Lallana PFA Player of The Year Nominee

Akhirnya, Lallana melanjutkan perjalanan karir ambisiusnya ke Liverpool FC pada tanggal 1 Juli 2014 dan memakai kembali kostum bernomor 20 kesayangannya sejak berada di Southampton. Biaya transfer diperkirakan memakan biaya £25 Juta - termasuk £6,25 Juta untuk klub masa kecilnya Bournemouth.



Peresmian Transfer Adam Lallana di Melwood

Kini Lallana menjadi pemain kedua yang resmi berseragam Liverpool, setelah rekan setimnya Ricky Lambert juga telah diresmikan sebagai punggawa baru Reds untuk musim depan. Semoga anda sukses di Tanah Kejayaan, Lallana!



Statistik Karir
ClubSeasonLeagueFA CupLeague CupOtherTotal
AppsGoalsAppsGoalsAppsGoalsAppsGoalsAppsGoals
Southampton2006–071000100020
2007–0851000051
Bournemouth (loan)2007–083000001040
Total3000001040
Southampton2008–094010031432
2009–1044155122525620
2010–113683221004111
2011–12411121314613
2012–133030000303
2013–1438931104210
Total235481351255226560

Tuesday, 1 July 2014

Menatap Indah Musim Depan Lewat Perkiraan Line Up

Cukup sulit untuk menentukan perkiraan line up utama musim depan menilik dari kedalaman skuad Liverpool yang memiliki kekuatan pemain yang merata, apalagi jika Liverpool sudah meresmikan Emre Can dan Adam Lallana atau dengan melakukan kesepakatan dengan Dejan Lovren. Namun, dengan berberapa pertimbangan, saya memilih berberapa pemain dan formasi 4-2-3-1 untuk menjadi andalan Rodgers dalam mengarungi ketatnya persaingan EPL. Berikut gambaran formasinya

Formasi Utama Pilihan 'Me and Liverpool'



Kiper: Simon Mignolet


Mignolet menjadi satusatunya pemain yang tak tergantikan di musim lalu. Tampil sebanyak 38 kali untuk LFC, ia harus merelakan gawangnya dibobol 50 kali. Namun seperti yang saya katakan di awal bahwa sepenuhnya bukan salah Mignolet, taktik Rodgers, kesolidan para pemain bertahan juga bertanggung jawab atas capaian buruk tersebut. Diluar dari itu semua, Mignolet telah memperlihatkan kematangan yang akan sangat berharga untuk musim ini.

Bek Kanan: Glen Johnson


Mungkin kalian akan bertanya-tanya mengapa saya memilih GlenJo yang musim lalu terlihat tampil angin-anginan. Namun, kalian tidak bisa mengelak jika Glen adalah salah satu bek kanan terbaik dan yang paling sempurna di EPL. Tubuh yang gempal namun lincah memungkinkan dirinya untuk memenangkan duel bola, penempatan posisi yang hampir selalu sempurna membuat Johnson tidak perlu melakukan tackling berlebihan pada saat yang sama, skill dribbling juga kekuatan tendangan adalah faktor hebat lainnya dari pemain ini. Tetapi, Cafunya Inggris, Jon Flanagan juga bisa menyaingi bahkan memberikan perlawanan sengit untuk dirinya di posisi tersebut.

Bek Tengah (1): Mamadou Sakho


Rekor pembelian Sakho yang sebesar £17 Juta menjadi topik pembahasan yang cukup hangat saat itu, berberapa forum fans Liverpool juga tidak sedikit yang mengkritisi langkah membeli bek muda raksasa yang saat itu bermain di Prancis bersama PSG. Namun, bukan maksud manajemen LFC untuk menghamburkan uang, Sakho diproyeksikan akan menjadi bek tengah tangguh dan tak tergantikan di masa depan untuk Liverpool. Sakho memiliki tubuh yang ideal untuk menjadi bek tengah terbaik disini. Maka, musim ini dianggap sebagai waktu yang tepat untuk memulai revolusi bek tengah yang musim lalu masih dipegang Skrtel dan Agger jika tidak banyak dihantam cedera.

Bek Tengah (2): Dejan Lovren


Jika uang sekitar £15 Juta diterima oleh pihak Southampton, maka Lovren akan menjadi duet baru dalam revolusi bek tengah Liverpool. Seperti yang sudah saya katakan diatas, bahwa Lovren memiliki kemampuan kepemimpinan seperti Agger atau Carragher, dia tidak pernah canggung untuk mengatakan apa yang harus dilakukan kepada pemain bertahan lain. Hal tersebut tentu menjadi solusi terbaik untuk pertahanan Liverpool saat ini.

Bek Kiri: Jose Enrique


Si banteng dipastikan kembali dari cedera panjaaaaaaang musim lalu. Jika kita memadukan 2 bek sayap bertipe sama-sama sempurna, maka hasilnya akan luar biasa. Energi dan kekuatan Enrique sangat nyata sebelum dirinya mendapat cedera panjang tersebut. Saat ini jika Enrique membuat penampilan konsisten, bukan tidak mungkin jika sepanjang musim dirinya akan terus berada di starting line-up untuk musim ini. Duet Glen dan Jose akan mengaktifkan kekuatan lini sayap belakang LFC!

Gelandang Bertahan (1): Steven Gerrard


Stevie akan kembali menjadi andalan di posisi lama yang ia tempati lagi sejak Lucas cedera panjang berberapa waktu lalu. Visi, sifat kepemimpinan, juga akurasi dan kekuatan tendangan masih menjadi andalan Brendan Rodgers untuk legenda kita ini. Musim lalu Gerrard membuktikan bahwa dirinya masih kuat bermain dengan cara yang luar biasa! Catatan 13 gol dan 13 assistnya menjadikan dirinya salah satu kandidat pemain terbaik EPL musim lalu yang jatuh ke tangan teammatenya Luis Suarez.

Gelandang Bertahan (2): Emre Can


Penampilan yang kurang konsisten dari Lucas serta performa yang juga semakin menurun membuat rekrutan baru Emre Can saya proyeksikan akan menggantikan posisi yang sempat tak tergantikan dalam berberapa musim lalu. Can yang baru berusia 20 tahun saya nilai sudah memiliki mental dan kemampuan yang cukup untuk mengarungi kerasnya Liga Primer untuk pemuda seusianya.

Gelandang Tengah-Serang: Jordan Henderson


Sebenarnya, Henderson bisa saja menjadi pemain yang tak tergantikan dimusim lalu, namun kartu merah yang ia dapatkan ketika lawan Manchester City diakhir musim lalu membuat dirinya hanya bisa menonton lewan tribun penonton untuk 2 laga. Motor lini tengah LFC ini benar-benar memiliki energi yang luar biasa. Tidak salah jika Stevie menyebut Hendo sebagai baterai. Dia akan menemani Can dan Gerrard dari lini tengah LFC untuk proyeksi line up versi saya ini.

Sayap Kiri: Phillipe Coutinho


Anak ajaib ini saya pilih sebagai pengisi pos sayap kiri, punya segala kelebihan untuk menjadi penyerang yang disegani lawan meski bertubuh mungil. Musim lalu Coutinho juga tak kalah memberikan sumbangsih yang sangat cukup untuk tim meski akhirnya hanya berhasil mengantarkan tim ke peringkat 2.

Sayap Kanan: Adam Lallana


Sebetulnya, Lallana bisa diposisikan di berbagai posisi gelandang serang, sayap kiri atau kanan. Namun, situs statistik whoscored.com menilai jika Lallana lebih efektif ketika bermain diposisi ini. Pemain baru kita ini akan memberikan warna baru dalam skema serangan kuat ala Rodgers.

Goal Getter - False 9: Luis Suarez


Jika Luis Suarez tidak jadi pindah dan musim depan bertahan di Liverpool. Maka dirinyalah yang pantas berada diposisi pencetak gol atau sebagai striker 'palsu'. Kemampuannya di EPL memang sudah tidak diragukan lagi, unggul 10 gol dari Daniel Sturridge yang menjadi Top Skorer keduanya membuat figur yang juga kontroversi ini tak sedikitpun mengubah niatan saya untuk menggantinya dengan Daniel Sturridge atau Alexis Sanchez sekalipun. Luis Suarez mungkin akan diandalkan di 2 kompetisi besar yaitu EPL dan UCL untuk musim ini.

Taktik Alternatif:

Perkiraan Line Up Kejuaraan Piala
Perkiraan Line Up Utama UCL